Jawaban:
Pembicaraan mengenai Allah sebagai penyelamat dalam agama Kristen tak dapat dilepaskan dari pribadi Yesus Kristus. Yesus bahkan di dalam Perjanjian Baru dikenal dengan sebutan Juruselamat. Karena itu, kita dapat mengatakan bahwa Allah di dalam Yesus Kristus adalah Allah Penyelamat. Keselamatan menjadi tujuan utama dari kedatangan dan pelayanan Yesus Kristus. Yesus
maupun para penulis PB menggunakan istilah “menyelamatkan” sebagai suatu yang menyeluruh untuk menggambarkan misi-Nya. Ia disambut dalam arena sejarah dunia dengan pernyataan para malaikat bahwa “Ia akan dinamai Yesus, yang berarti yang menyelamatkan umat-Nya dari dosa-dosa mereka” (Mat. 1:21).
Apabila dalam Perjanjian Lama Allah juga menyatakan diri sebagai Penyelamat, dalam Perjanjian Baru secara jelas Allah menyatakan diri sebagai Penyelamat di dalam diri Tuhan Yesus Kristus.
[answer.2.content]